Bentuk kutu kucing, Apakah kutu kucing menggigit manusia juga?

 

Bentuk kutu kucing, berwarna kecoklatan dan mempunyai ukuran tubuh yang sangat kecil tetapi masih bisa dilihat dengan mata telanjang

Kutu kucing merupakan hewan yang memakan darah dari mamalia. Manusia juga termasuk dalam kelompok mamalia juga sehingga manusia juga dapat mejadi target gigitan kutu kucing tersebut. Oleh sebab itu, Anda juga harus lebih hati hati, apabila Anda memelihara kucing supaya kucing Anda dapat dijaga kebersihannya supaya kucing peliharaan Anda sehat, bersih dan tidak  ada kutunya.

Namun demikian kalau bisa memilih, sebenarnya kutu kucing lebih memilih untuk menggigit hewan peliharaan atau lebih memilih menggigit kucing dari pada menggigit manusia. Akan tetapi , bukan berarti kutu kucing tersebut tidak akan menggigit manusia jika kutu kucing itu nempel ke tubuh manusia, karena  bisa saja kutu kucing tersebut akan menggigit manusia juga.

Lalu siapa saja yang berisiko digigit oleh kutu kucing?

Semua orang mempunyai risiko yang sama terhadap gigitan kutu kucing, khususnya bagi mereka yang mempunyai hewan peliharaan dirumah seperti kucing. Bagi pemilik kucing yang membiarkan kucing peliharaannya untuk bebas berkeliaran keluar rumah, karena kemungkinan kucing bisa saja akan membawa kutu kucing yang berasal dari luar rumah.

Kutu kucing tidak mempunyai sayap sehingga kutu kucing tidak bisa terbang, namun kutu kucing adalah parasit yang bisa melompat lebih jaih dari panjang tubuhnya. Kutu kucing mempunyai panjang sekitar 3 mm dan mempunyai kemampuan melompat vertikal maupun horisonal. Kutu kucing mampu melompat secara vertikal  sekitar 6 inci dan melompat secara horisontal sekitar 13 inci.

Dapat dibaca juga : Anak kucing baru lahir, bagaiman cara merawatnya?

Bagaimana ciri ciri gigitan kutu kucing pada manusia

Apabila Anda mempunyai masalah kutu kucing di rumah Anda maka tidak tertutup kemungkinan akan ditemukan bekas gigitan kutu kucing pada kulit tubuh Anda. Lalu, bagaimana ciri ciri akibat gigitan kutu kucing tersebut?

Berikut ciri ciri gigitan kutu kucing pada kulit manusia :

-     Terasa gatal yang hebat pada kulit yang digigit kutu kucing dan bahkan dapat sangat menyakitkan

-          Muncul bintik bintik atau benjolan kecil kemerahan dan dikelilingi oleh area yang memerah serta sedikit pembengkakan disekitar gigitan, jika disentuh  akan terasa sakit

-             Biasanya muncul pada bagian bawah tubuh, diantaranya pada bagian kaki yaitu di pergelangan kaki dan bagian bawah kaki

-          Meskipun jarang terjadi, namun gigitan kutu kucing dapat juga ditemukan pada bagian tubuh lain seperti di ketiak, pinggang dan siku

-    Untuk beberapa orang, ada yang bereaksi buruk terhadap gigitan kutu kucing tersebut. Diantaranya, seperti timbul alergi pada kulit, pusing, sulit bernafas, mual dan nyeri dada

Apa beda gigitan kutu kucing dengan gigitan serangga lainnya?

Ciri ciri gigitan kutu kucing dengan gigitan serangga yang lainnya, kelihatannya hampir sama, namun sebenarnya ada perbedaan yang signifikan antara gigitan kutu kucing dengan gigitan serangga lain, seperti nyamuk maupun kutu busuk.

Karena kutu kucing dengan serangga yang lain merupakan serangga kecil pemakan darah sehingga bekas gigitannya terkadang sulit dibedakan, dan bentuk antara kutu kucing dengan kutu busuk terkadang memang sulit untuk dibedakan. Nah, untuk memudahkan dalam membedakan antara gigitan kutu kucing dengan serangga yang lain dapat dilihat dari lokasi gigitannya.

Perbedaan gigitan kutu kucing dengan gigitan kutu busuk

Kutu kucing pada umunya akan menggigit manusia pada area kaki dan pergelangan kaki sedangkan kutu busuk pada umunya akan ditemukan bekas gigitannya pada bagian tubuh atas yang dekat dengan pembuluh darah, didekat permukaan kulit seperti lengan, leher dan tangan.

Gigitan kutu busuk biasanya muncul dalam satu baris di sepanjang area terbuka, sedangkan gigitan kutu kucing akan muncul dalam sebuah kelompok kecil.

Perbedaan gigitan kutu kucing dengan gigitan nyamuk

Lalu bagaimana perbedaan gigitan kutu kucing dengan gigitan nyamuk? Sebetulnya tidaklah sulit untuk membedakannya, karena gigitan nyamuk akan muncul dalam benjolan besar dal gatal, sementara gigitan kutu kucing tampak sangat kecil dengan bercak merah sentral. Gigitan nyamuk akan menyebar dan dapat ditemukan diseluruh tubuh, sedangkan gigitan kutu kucing hanya muncul secara berkelompok dan jarang muncul dibagian tubuh atas.

Bagamana cara mengobati rasa gatal akibat gigitan kutu kucing?

Pada umumnya, gigitan kutu kucing tidak akan menyakiti manusia dan bekas gigitan akan hilang dengan sendirinya. Namun ada juga sebagian kecil orang yang sangat sensitif terhadap gigitan kutu kucing ini, karena akan muncul beberapa reaksi alergi yang membutuhkan bantuan tindakan medis segera.

Namun, jika Anda digigit kutu kucing maka Anda dapat mengikuti beberapa cara untuk menyembuhkan gigitan kutu kucing tersebut. Berikut penjelasannya :

-          Pertama, Anda harus dapat menahan keinginan untuk menggaruk bagian kulit yang gatal, karena akan terjadi infeksi jika Anda terus menggaruk di bagian kulit yang gatal tersebut

-          Basuh atau bersihkan bagian kulit yang digigit kutu kucing tersebut dengan menggunakan produk sabun antiseptik secepat mungkin untuk menghindari infeksi

-          Kompres dengan es pada bagian kulit yang gatal gatal karena digigit kutu kucing tersebut untuk mengurangi pembengkakan

-          Gunakan produk salep topikal anti gatal yang mengandung bahan mentol untuk mengurangi rasa gatal yang persisten

Akan tetapi Anda harus tetap waspada dan segera mencari perawatan medis apabila gigitan kutu kucing menyebabkan infeksi dan rasa gatal yang terus menerus selama berminggu minggu, meskipun Anda sudah menggunakan salep gatal pada kulit yang mendapat gigitan kutu kucing tersebut.

Lalu, bagaimana cara membasmi kutu kucing di rumah Anda?

Kutu kucing selain terampil melompat, kutu kucing juga sulit untuk dibasmi karena kutu kucing mempunyai exoskeleton yang sangat kuat. Serangga penghisap darah ini tidak bersayap dan berwarna kecoklatan yang susah untuk dikenali karena bentuknya yang mempunyai ukuran tubuh sangat kecil dan bergerak sangat cepat di banyak tempat, mulai dari bulu hewan, serat karpet maupun dalam retakan celah celah furnitur.

Oleh sebab itu, apabila Anda menemukan bagian tubuh Anda yang telah mendapat gigitan kutu kucing maka segera hubungi jasa pembasmi kutu profesional yang dapat memberikan layanan dan solusi terbaik untuk membasmi kutu kucing di rumah Anda tersebut.

Jenis kutu kucing ada 2 macam :

Kutu kucing yang membuat kucing mengalami gatal gatal dapat menginfeksi kucing kesayangan Anda. Oleh sebab itu, jika Anda memelihara kucing maka harus selalu menjaga kesehatan bulu dan tubuh kucing tersebut supaya terhindar dari serangan kutu kucing. Ancaan kutu kucing masih tetap ada, meskipun kucing kesayangan Anda hanya berada di dalam rumah tetapi ancaman kutu kucing tersebut tidak sebesar kucing yang berkeliaran di luar rumah.

Ada 2 macam jenis kutu kucing, berikut penjelasannya  (sumber dari Halodoc) :

1.Ctenocephalides felis

Jenis kutu kucing Ctenocephalides felis merupakan jenis pinjal kucing yang sangat umum, dan parasit ini bisa menyerang anjing maupun hewan peliharaan atau ternak lainnya. Pinjal kucing betina menghasilkan lebih banyak telur ketika mereka makan dengan menghisap darah kucing atau spesies lainnya.

Dalam kondisi prima, pinjal kucing betina dapat bertelur sekitar 25 telur perharinya, sebulan sudah ada 750 telur .. wow banyak sekali bukan? Siklus hidup jenis pinjai kucing ini bisa bertahan hingga 1 tahun.

Ukuran tubuhnya dapat dilihat dengan mata telanjang yaitu seukuran semut kecil dan jenis kutu kucing ini dapat menimbulkan masalah jika menggigit manusia karena seseorang akan mengalami rasa gatal yang amat sangat mengganggu.

Selain itu, untuk kondisi beberapa orang akibat ggitan kutu kucing ini dapat menyababkan infeksi yang lebih parah seperti penyakit zoonosis yang disebut dengan cat scratch disease. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Bartonella henselae yang salah satunya dibawa oleh pinjai kucing tersebut.

Seseorang yang mengalami cat scratch disease maka akan mengalami bermacam keluhan diantaranya terdapat benjolan kecil pada lokasi gigitan, mual, muntah, demam, kelelahan, menggigil, nyeri pada bagian kelenjar getah bening hingga peradangan

 

2.Otodectes cynotis

Jenis kutu kucing Otodectes cynotis merupakan jenis tungau kucing yang perlu diwaspadai. Otodectes cynotis ini dikenal dengan ear mites yang menjadi salah satu penyebab gangguan atau masalah pada telinga kucing. Oleh sebab itu, kucing yang terkena tungau ini akan mengalami gatal gatal pada bagian telinganya sehingga kucing seringkali menggaruk telinganya secara berlebihan.

Kucing yang mengalami  serangan tungau ini akan menunjukan gejala eksternal yang cukup jelas berupa telinga luar kucing kemungkinan besar meradang. Kucing akan menempelkan telinganya ke kepalanya, menggaruknya hampir tanpa berhenti serta sering menggelengkan kepalanya seperti hendak mencoba melepaskan telinganya.

Selain itu, gejalanya dapat dilihat pada bagian dalam saluran telinga kusing terdapat tumpukan kotoran lilin dan tungau yang gelap, lengket dan berbau busuk. Jika tungau berjalan jalan di sepanjang bagian belakang atau perut kucing maka kucing akan membersihkannya dengan lidahnya dan dengan menelannya.

0 komentar