Anak kucing baru lahir, bagaimana cara merawatnya?

Anak kucing baru lahir memang sangat lucu dan menggemaskan, namun cara merawatnya membutuhkan perhatian dan ketelatenan yang lebih supaya anak kucing dapat hidup

Cara merawat anak kucing baru lahir memang tidaklah mudah karena cara merawat anak kucing baru lahir memerlukan perhatian dan perawatan setiap saat oleh Anda. Apabila Anda baru mengadopsi anak kucing yang baru lahir, maka Anda akan mempunyai tugas yang cukup rumit. Namun, apabila anak kucing tersebut masih bersama induknya, maka sang induklah yang dapat memenuhi kebutuhan anak kucing tersebut. Anda bisa membantu induk kucing dengan memberi makan pada induk kucing dan membiarkan anak kucing selama satu minggu. 

Namun, jika induk kucing tidak ada atau tidak bisa mengurus anak anaknya, maka Anda harus mengambil alih tugas dari induk kucing tersebut, termasuk dalam memberi makan pada anak kucing, menjaga anak kucing supaya tetap hangat, dan bahkan membantu anak kucing tersebut untuk buang air.

Dapat dibaca juga : Bentuk kutu kucing, apakah kutu kucing menggigit manusia juga?

1.   Memberi makan

Dalam memberikan perawatan pada anak kucing yang baru lahir maka akan sangat tergantung pada usia anak kucing tersebut, apakah induk kucing masih merawat anak kucing serta seberapa sehat anak anak kucing tersebut. Apabila Anda menemukan beberapa anak kucing yang terpisah dengan induknya, maka Anda harus menyediakan semua kebutuhan anak kucing yang seharusnya disediakan oleh induk kucing, diantaranya memberikan makanan, kehangatan, serta bantuan untuk buang airnya. 

Oleh sebab itu, pikirkan dan pertimbangkan terlebih dahulu situasi ini yaitu situasi tentang apa yang akan Anda hadapi sebelum mulai merawat anak kucing.


·     Jika Anda menemukan anak kucing yang ditinggalkan atau terpisah dari induknya, maka Anda dapat memperhatikan dari jauh saja, kira kira  dengan jarak 10 meter, untuk melihat apakah induk kucing kembali atau tidak.

·     Apabila anak kucing berada dalam bahaya, maka Anda harus berbuat sesuatu tanpa menunggu kedatangan induk kucing. Contohnya, Anda harus langsung membantu anak kucing  jika anak kucing tersebut kedinginan, ditinggalkan induknya di tempat yang bisa membuatnya tertabrak atau terinjak, atau berada di tempat yang bisa membuat anak kucing diserang oleh anjing.

Dalam hal merawat anak anak kucing, Anda jangan pernah mempunyai perasaan kalau Anda merawat sendirian ya, karena masih ada dokter hewan atau penampung hewan yang dapat membantu Anda. Merawat anak kucing yang baru lahir memang merupakan tugas yang sulit dan Anda mungkin tidak mempunyai semua kemampuan yang dibutuhkan untuk memastikan keselamatan anak anak kucing tersebut. Oleh sebab itu, Anda dapat menghubungi dokter hewan atau penampungan hewan terdekat untuk meminta bantuannya. Mereka mungkin bisa menyediakan induk pengganti untuk membantu anak kucing mendapatkan nutrisi yang ia butuhkan atau mereka juga bisa membantu Anda untuk memberikan susu kepada anak kucing dengan menggunakan botol.

Apabila anak kucing masih bersama induknya dan induknya masih mau merawat anak-anaknya dengan baik, maka sebaiknya biarkan anak kucing dirawat oleh induknya sendiri. Namun, Anda masih dapat membantu dengan cara menyediakan makanan dan tempat berteduh untuk induk kucing tersebut. Pastikan Anda meletakkan makanan dan tempat berteduh di tempat yang berbeda karena induk kucing mungkin tidak akan mau menerima.

Jika induk kucing tidak ada atau tidak bisa merawat anak-anaknya maka Anda harus menyiapkan dan memberi makan anak-anak kucing tersebut sendiri. Jenis makanan anak kucing yang bisa Anda siapkan untuk anak kucing akan sangat tergantung pada usia anak anak kucing tersebut. Anda dapat bertanya kepada dokter hewan mengenai kebutuhan makanan tertentu yang perlu diberikan kepada anak anak kucing.

·    Anak kucing berusia 1-2 tahun, maka Anda dapat memberi makan dengan menggunakan botol, setiap 1-2 jam sekali dengan formula pengganti susu komersial. Jangan memberikan susu sapi untuk anak kucing karena terlalu sulit untuk dicerna.

·    Anak kucing berusia 3-4 tahun, sediakan larutan susu formula dan makanan anak kucing yang sudah dilembutkan dengan air di wadah yang rendah. Beri ia makan sebanyak 4-6 kali dalam sehari.

·    Anak kucing berusia 6-12 minggu, kurangi susu formula dan mulailah memberikan makanan anak kucing yang kering. Beri ia makan sebanyak 4 kali dalam sehari.

Untuk memastikan anak kucing mendapatkan nutrisi yang sesuai dan berat badannya bertambah atau tidak, maka Anda harus menimbang anak kucing seminggu sekali dan mencatat berat badannya. Berat badan anak kucing harus bertambah sebanyak 50-11 gram per minggu. Konsultasikan kepada dokter hewan apabila Anda menghadapi bahwa berat badan anak kucing sulit bertambah.

2.   Memegang serta menjaga anak kucing

Biarkan anak kucing sendirian selama 1 minggu pertama, apabila anak kucing masih bersama induknya. Karena induk kucing akan menolak anak kucing atau marah apabila anaknya terlalu sering dipegang, sehingga biarkan anak kucing selama induknya masih ada. Namun, dari usia 2-7 minggu, sangat penting untuk membuat anak kucing terbiasa dipegang oleh manusia.

Peganglah anak kucing yang baru lahir dengan lembut  dan hati hati. Apabila ada anak kecil yang akan memegang anak kucing tersebut, maka ajarkan cara memegangnya dengan lembut dan jangan pernah membiarkannya untuk memegang anak kucing tanpa pengawasan. Karena anak kucing yang baru lahir sangatlah rapuh dan anak kecil pun bisa membuatnya cedera parah.

Anda dapat menyediakan tempat tidur untuk anak kucing yang hangat, kering, dan jauh dari predator. Pastikan tempat Anda pilih sudah aman dan terhindar dari angin yang masuk ke dalam rumah dan Anda bisa menggunakan sebuah kotak atau kandang kucing yang dialasi dengan handuk atau selimut bersih.

Apabila  induk anak kucing tidak ada, maka Anda harus menyediakan pemanas atau botol air minum hangat yang dibungkus dengan handuk untuk menjaga agar anak kucing selalu hangat. Namun, pastikan anak kucing bisa menjauh dari penghangat tersebut, apabila anak kucing merasa kepanasan. Periksalah keadaan anak anak kucing sesering mungkin, untuk memastikan apakah anak kucing merasa sudah nyaman.


Kotak pasir untuk buang air anak kucing

3.   Membantu Anak Kucing Buang Air

Apabila induk kucing masih ada maka untuk membantu anak kucing buang air, biarkan induk kucing tersebut yang melakukan tugasnya. Biasanya, selama beberapa minggu awal kelahiran anak kucing, induk kucing akan menjilati daerah kelamin anak anaknya.

Namun jika induk kucing tidak ada, maka Anda harus membantu anak kucing tersebut untuk buang air selama beberapa minggu awal setelah kelahiran anak kucing tersebut. Anda dapat menggunakan kain lap atau kapas basah untuk mengusap-usap daerah kelamin setiap anak kucing sampai ia kencing dan atau buang air besar. Kemudian cucilah atau buanglah lap tersebut dengan segera dan keringkan anak kucing sebelum mengembalikannya ke anak anak kucing yang lain.

Ketika anak kucing menginjak usia 4 minggu, maka anak kucing sudah siap untuk mulai menggunakan kotak pasir untuk buang airnya. Untuk mengajarkan kepada anak kucing. Caranya, letakkan anak kucing di dalam kotak pasir setelah anak kucing selesai makan. Setelah anak kucing selesai menggunakannya, maka kembalikan anak kucing bersama anak anak kucing lainnya dan letakkan anak kucing yang lain ke dalam kotak pasir tersebut secara bergantian. Biarkan setiap anak kucing selama beberapa menit untuk menggunakan kotak pasir setelah selesai makan.

Apabila  Anda mengetahui kalau ada anak kucing yang tidak buang air pada saat dibantu atau saat diletakkan di atas kotak pasir, maka Anda harus menghubungi dokter hewan secepatnya untuk mengetahui apa yang terjadi. Anak kucing mungkin menderita sembelit atau ada penyumbatan pada sistem pencernaannya yang harus dilancarkan

Tips merawat anak kucing baru lahir

·    - Jangan ragu untuk meminta bantuan ke dokter hewan atau penampungan hewan, karena mereka mungkin mempunyai orang yang bersedia membantu Anda untuk merawat anak kucing tersebut sehingga akan meningkatkan kemungkinan hidupnya anak anak kucing tersebut.

·  - Jangan biarkan anak kecil yang berusia di bawah 8 tahun untuk memegang anak kucing tanpa pengawasan, sebelum kucing mencapai usia 5-6 minggu.

Peringatan yang harus diperhatikan

·        Jangan pegang anak kucing yang baru lahir seperti bayi manusia, pada saat memberinya makan melalui botol. Jika Anda melakukannya, maka air susu bisa masuk ke paru-paru anak kucing. Selalu beri makan anak kucing dalam keadaan berdiri di atas lantai atau di pangkuan Anda.

·  Jangan memandikan anak kucing sampai usianya lebih dari 9 minggu karena induknya bisa mengabaikannya, karena anak kucing tersebut akan kehilangan bau induknya.

·      Jangan memberi makan anak kucing dengan susu sapi, karena susu sapi sangat sulit dicerna oleh anak kucing dan bisa membuat anak kucing sakit.

·     Hubungi dokter hewan sesegera mungkin, apabila salah satu anak kucing terlihat sakit (lemah, sering bersin, tidak mau makan, dan lain-lain). Anak kucing bisa mati atau kekurangan gizi jika sakit.

·     Apabila Anda akan memberikan anak kucing yang baru lahir kepada seseorang, maka pastikan kotak kardus tempat Anda menyimpan anak kucing sudah dilubangi dan disediakan banyak selimut serta makanan untuk anak kucing tersebut supaya anak kucing bisa bertahan hidup. Anak kucing harus tetap hangat, terutama jika terkena udara yang dingin.

0 komentar